Hi Clean, Aplikasi Home Laundry Partner dari mahasiswa UMM

Mahasiswa Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) mengembangkan startup yang menggabungkan laundry rumah tangga bernama Hai Clean. Aplikasi ini ditujukan untuk pemilik laundry di usaha kecil dan menengah.

Hai Clean dikembangkan oleh empat mahasiswa UMM yang terdiri dari Abdul Chatil, Susi Anivah, Fajriah Fatimah dan Rina Yunia Irianti. Aplikasi Hai Clean diajukan ke Program Kreativitas Mahasiswa (PKM) yang mengikuti kompetisi mahasiswa tingkat nasional.

Pemilik linen rumah kini dapat menerima pesanan laundry secara online melalui aplikasi Hai Clean

. Pelanggan dapat memilih cucian yang diinginkan melalui aplikasi. Dengan Hai Clean, linen rumah pun bisa mendapatkan pekerjaan di gang kecil.

Kelas menengah ke bawah juga didukung dengan semakin banyaknya pilihan laundry. Pelanggan dapat memilih cucian berdasarkan jarak dan harga serta kesesuaian kualitas.

Pemilik laundry rumahan yang menawarkan layanan laundry dengan Hai Clean dapat mengatur sendiri harga laundry, melakukan promosi atau diskon, dll. Penyedia aplikasi Hai Clean tidak memungut biaya fasilitas untuk pemilik laundry.

Pemilik laundry hanya diwajibkan menyetorkan dana dengan nominal awal minimal Rp 75.000. Nanti Rp. 1000 akan secara otomatis dipotong dari setiap pesanan. Tidak ada biaya pendaftaran bagi mitra laundry yang ingin menerima pesanan melalui aplikasi Hai Clean.
Binatu: Bisnis rumahan dengan prospek cerah

Tidak semua orang memiliki mesin cuci di rumah. Belum lagi mahasiswa

dan pekerja kantoran yang tinggal sendiri di pondok pesantren, mencuci pakaian tentu menjadi masalah tersendiri. Tidak jarang para pelajar atau pekerja kantoran memilih untuk mencuci pakaiannya.

Oleh karena itu, tampaknya bisnis laundry rumahan memiliki prospek yang bagus. Tak heran jika di gang-gang kecil pun kita menemukan rumah-rumah yang membuka jasa laundry.

Namun, terkadang perusahaan laundry mengalami kesulitan pemasaran. Perusahaan yang masih dalam tahap home-based dengan modal yang tidak begitu banyak tentunya menyulitkan pemilik untuk mengembangkan dan mempromosikan usahanya dengan lebih baik.

Hadirnya aplikasi Hai Clean tentunya menjadi secercah harapan bagi laundry rumah tangga, laundry kecil hingga menengah, agar bisa meraih lebih banyak pelanggan. Pemasaran dan promosi layanan dapat dilakukan melalui aplikasi Hai Clean agar lebih banyak orang dapat melihat layanan yang mereka tawarkan.

Tentunya aplikasi Hai Clean juga membantu pelanggan. Terkadang juga sulit

untuk menemukan cucian yang berada di gang kecil. Ini adalah binatu dengan tanda-tanda besar dan menarik yang menerima lebih banyak pelanggan.

Namun dengan adanya aplikasi Hai Clean, kini masalah tersebut dapat teratasi. Pelanggan dapat memesan laundry terdekat dengan tempat tinggal mereka atau laundry dengan harga yang pas di kantong.
Teknologi digital untuk semua orang

Dari contoh di atas, kita tahu bahwa teknologi digital bukan milik perusahaan besar. Teknologi digital sebenarnya mengimbangi peluang yang sebelumnya hanya tersedia bagi perusahaan dengan uang untuk pemasaran yang luas, kini usaha kecil dan menengah bisa mendapatkan peluang yang sama.

Oleh karena itu, sebagai masyarakat yang berkembang, kita harus beradaptasi dengan kemajuan teknologi digital. Fasilitas yang ada harus digunakan untuk kemajuan bisnis. Setuju?

Apakah Anda ingin mempelajari lebih lanjut tentang dunia teknologi digital? Hubungi kami di info@aqi.co.id untuk informasi lebih lanjut tentang transformasi digital.

Lihat Juga :

https://ruaitv.co.id/
https://cmaindonesia.id/
https://rakyatjakarta.id/
https://gramatic.id/
https://tementravel.id/
https://psyline.id/
https://cinemags.id/
https://imn.co.id/
https://bernas.co.id/
https://mt27.co.id/